Hari ini telegram gak bisa di akses

Em.. secara resmi pemerintah mengumumkan telah memblokir aplikasi telegram, yang mana kita ketahui aplikasi ini diklaim oleh penggunanya memiliki beberapa fitur unggulan yang tak dimiliki aplikasi sosial media lainnya.

Telegram sendiri dahulu kala merupakan alat komunikasi yang dipakai dengan mengirimkan kode / sandi.

Namun telegram kini jauh lebih canggih yang mana seorang publik figur atau tokoh biasa bisa melakukan broadcast secara masal ke puluhan ribu followernya tanpa kendala.

Banyak artis,publik speaking, trainer menggunakan aplikasi ini untuk berkomunikasi dgan penggemar, siswa atau audiensnya.

Selain tak di batasi , telegram juga di lengkapi chat bot yang bisa di kembangkan menjadi berbagai kebutuhan.

Saya sendiri sempat menjajal chat bot telegram dan hasilnya memuaskan.

Namun karna susah mencari follower dari kalangan umum yang masih banyak setia di fb , karna pengguna telegram rata2 mereka yang sdah melek teknologi, sementara saya inginnya chat bot saya untuk mereka yg doyan blanja online yg masih banyak stay di fb dan instagram.

Degan sgala pertimbangan project tidak saya lanjutkan. Saya lebih tertarik dengan chat bot fb messengger selain mendukung api, target penggunanya lebih mudah di jangkau.

Dan kini telegram isunya banyak di manfaatkan mereka yg menyebarkan paham teroris sehingga pemerintah menganggap perlu untuk melakukan tindakan pemblokiran.

Hal ini tentu memicu penolakan besar - besaran dari para penggiat sosmed ber icon pesawat kertas ini. Dalam itungan detik situs petisi change org di banjiri pesan penolakan atas langkah yang di tempuh pemerintah ini.

Tip serta trik cara membuka blokir pakai vpn , fuck ip mulai ramai di kunjungi sebagai bentuk paksa agar dapat mengakses telegram.

Teknologi sejatinya selalu memiliki 2 mata pisau. Jika dimanfaatkan untuk kebaikan tentu hasilnya akan baik dan jika di salah gunakan maka akan memberikan dampak keburukan.

Bukan hanya telegram , ketika kebebasan sdah di ambang kewajaran mungkin facebook , youtube , instagram , twitter serta aplikasi sosial media lainnya akan berbahaya jika niat kita untuk membuat propaganda.

Semoga kita bisa memanfaatkan teknologi secara bijak.

Author

Obeng24 Obeng24 Puji Legok Hanyalah seorang yang konsumtif , agar tidak mubazir ingin membagi review barang - barang yang di beli .

Post a Comment