Mbak Sri mulyani sumpal mulut ekonom politis yg menebar teror Utang

2019 kian dekat di pelupuk mata , tahun politik yang sangat dinanti bagi mereka yg berniat berkompetisi inilah saat tepat yg dinanti.

para elit politik pelan - pelan mulai menebar ocehan -ocehan kepada pendukungnya.

Ada yg secara blak -blakan membuat statemen menjatuhkan lawan-lawannya , ada pula yang secara halus menyerang melalui tangan - tangan tak tampak.

Bagi partai pemerintah tentu mulai menggaungkan hasil kinerjanya slama memegang tampuk kepemimpinan , sebaliknya bagi partai yang tidak pro mulai mengkritisi bahkan menyatakan ketidak puasan atas kinerja pemerintah.

Masyarakat indonesia sangat belum siap menghadapi era politik digital, hal ini tampak sekali dari tanggapan masyarakat terhadap konten2 yang tersebar di media sosial , bak anak bebek yg kebingungan.. lari sana - lari sini mana yang mau di ikuti, stiap ada statmen baru dari para elit langsung di anggap benar.akhirnya ngalor ngidul gak jelas^_^.

Ini tentu sangat dikhawatirkan , terombang ambing tanpa arah akan melahirkan pilihan yang salah, inilah yang terjadi pada pilpres di negri paman sam beberapa waktu lalu.

Mereka shock karna presiden yg ia pilih dianggap dari hasil kecurangan. 

Sebenarnya tak ada yg curang hanya saja dalam hal ini ,di era politik digital kalau tak cerdas bisa kemakan opini. Termakan hoak yg sengaja di produksi untuk menggiring masyarakat gagap teknologi terbawa arah ke pemahaman yang salah ,

 mereka yg tanpa sadar menyerahkan profil pribadinya kepada sekelompok peneliti untuk kemudian diolah menjadi senjata yg ampuh membalikkan cara pandang yg slama ini ia yakini.

Jutaan hoax diproduksi guna di jejalkan melalui iklan pada beranda mereka dipaksa untuk membaca, mengubah arah pilihan politiknya.

Dan duar ! Semua terjadi tak bisa disesali.

Ini yg sangat perlu di ambil pelajaran , bagi netizen indonesia , kalian harus cerdas.. lawan hoak dengan cara menyebarkan berita positif - berita2 yang akurat dilengkapi analisa data dan sumber yg bisa dipertanggung jawabkan.

Jika anda hanya sibuk medislike , berargumen pada kolom komentar berita hoak. Sejatinya anda merupakan bagian dari penyebar hoak tersebut.

Semakin anda debat disana, semakin populer artikel hoak tersebut.

Mulai skarang jika menemukan konten hoak tanpa bukti mendasar langsung klik tombol report sebagai sepam. Jangan komen atau memberikan tanggapan apapun.

Dan sebaliknya jika menemukan konten positif degan sumber yang jelas. Segera bagikan.. berdebatlah dikolom komentar sehingga konten tersebut populer guna menetralkan netizen lain yg sudah tercuci otaknya karna kebanyakan membaca hoak.

Jadilah netizen yg cerdas perangi hoak dgan repot sebagi spam , sebarkan berita positif untuk melawan hoak.

"Kebaikan tidak akan menang melawan kejahatan yang di perjuang kan".

Jangan malas membaca

Hoak akan meraja dan mengubah dunia jika orang-orang baik berdiam melihat konten positip hanya sibuk berargumen di komentar berita hoak.

Mari budayakan bertindak share, menanggapi stiap berita positip yang anda jumpai meski sehari cuma 1 berita positip saja.

Smoga apa yg terjadi di negri iron man tidak terjadi di negri tercinta ini.


Author

Obeng24 Obeng24 Puji Legok Hanyalah seorang yang konsumtif , agar tidak mubazir ingin membagi review barang - barang yang di beli .

Post a Comment